You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Jatiseeng
Jatiseeng

Kec. Ciledug, Kab. Cirebon, Provinsi Jawa Barat

[Berita Media] : KULIAH SHUBUH DI MASJID NURUL HUDA DESA JATISEENG

Admin Desa 29 Desember 2025 Dibaca 89 Kali

Kuliah Subuh: Prof. Rokhmin Dahuri Ingatkan Fondasi Kehidupan Umat Islam Ada di Al-Qur’an dan Hadis

facebook sharing button 
Kuliah Subuh: Prof. Rokhmin Dahuri Ingatkan Fondasi Kehidupan Umat Islam Ada di Al-Qur’an dan Hadis
Prof. Rokhmin Dahuri (dok.askara)

ASKARA — Udara pagi di Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, terasa sejuk ketika jamaah mulai memenuhi Masjid Nurul Huda pada Ahad (28/12). Cahaya lampu masjid berpadu dengan semangat para warga yang datang sejak dini hari untuk mengikuti Kuliah Subuh bersama Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Guru Besar IPB University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS. 
 

Suasana hening berubah khidmat ketika Prof. Rokhmin berdiri di hadapan jamaah. Dengan suara tenang namun penuh penekanan, beliau mengingatkan kembali pesan Rasulullah SAW bahwa Al-Qur’an dan Hadis adalah pedoman utama kehidupan. 
 

“Kita bersyukur, bahwa Allah menurunkan guidance of life berupa Al-Qur’an dan Hadis,” ucap Rektor Universitas UMMI Bogor, disambut anggukan jamaah yang larut dalam perenungan.  

Beliau menuturkan khutbah Rasulullah SAW pada Haji Wada’ terakhir, bahwa siapa pun yang berpegang teguh pada dua pedoman itu secara kaffah, hidupnya akan dijamin selamat, sukses, dan bahagia, baik di dunia maupun di akhirat. 
 

Namun, Prof. Rokhmin juga menyampaikan keprihatinan. Data Kementerian Agama menunjukkan, hanya 39 persen umat Islam di Indonesia yang konsisten melaksanakan shalat lima waktu. Padahal, shalat adalah tiang agama sekaligus amal pertama yang akan diperiksa di hari hisab. 
 

“Orang yang menegakkan shalat berarti menegakkan agama. Sebaliknya, yang meninggalkan shalat berarti meruntuhkan agama,” tegasnya, membuat suasana masjid semakin hening dan penuh renungan. 
 

Beliau lalu mengutip hadis sahih bahwa di hari kebangkitan, amalan pertama yang diperiksa adalah shalat. Dengan penuh semangat, Prof. Rokhmin mengajak jamaah untuk memperkuat ibadah shalat sebagai fondasi keimanan, sekaligus menjadikan Al-Qur’an dan Hadis sebagai pedoman utama dalam kehidupan pribadi, sosial, dan berbangsa.  

Pesan ini terasa begitu menyentuh hati jamaah. Beberapa terlihat menitikkan air mata, sementara yang lain menundukkan kepala dalam doa. Kuliah subuh itu bukan sekadar pengajian, melainkan momentum pengingat agar umat Islam meningkatkan kualitas iman dan takwa dalam kehidupan sehari-hari.  

Menteri Kelautan dan Perikanan 2001-2004 itu menutup tausiyah dengan menegaskan bahwa beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME terbukti membawa kehidupan yang lebih sukses dan bahagia, baik secara individu maupun bangsa. Ia menambahkan, nilai iman dan takwa sejalan dengan Pancasila, sehingga tidak ada pertentangan antara ajaran Islam dengan dasar negara Indonesia.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan