You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Jatiseeng
Jatiseeng

Kec. Ciledug, Kab. Cirebon, Provinsi Jawa Barat

KULIAH SUBUH

KUWU JATISEENG 30 Desember 2025 Dibaca 94 Kali

Kuliah Subuh: Prof. Rokhmin Dahuri Ingatkan Fondasi Kehidupan Umat Islam 

 

Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, menyampaikan tausiyah dalam kegiatan Kuliah Subuh di Masjid Nurul Huda, Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon.

Dalam penyampaiannya, Prof. Rokhmin menegaskan bahwa Rasulullah SAW meninggalkan dua pedoman utama kehidupan, yaitu Al-Qur’an dan Hadis, sebagai petunjuk bagi umat manusia dalam menjalani kehidupan di dunia. Namun demikian, beliau juga menyoroti kondisi keumatan yang memprihatinkan. Menurut Kemenag, umat islam di Indonesia yang melaksanakan sholat 5 waktu baru 39% padahal salat merupakan tiang agama dan menjadi amal pertama yang akan ditanyakan pada hari hisab (perhitungan) di akhirat kelak. 

Melalui kuliah subuh ini, Prof. Rokhmin mengajak seluruh jamaah untuk kembali memperkuat ibadah salat sebagai fondasi keimanan, sekaligus menjadikan Al-Qur’an dan Hadis sebagai pedoman utama dalam kehidupan pribadi, sosial, dan berbangsa. Pesan ini diharapkan dapat menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas iman dan taqwa dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya, menurut dalil naqli (QS. At-Talaq: 2–5; Ali-‘Imran: 133; Al-A‘raf: 96), juga dalil aqli atau alasan rasional (hakikat makna takwa), serta fakta empiris, orang maupun bangsa yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME terbukti menjalani kehidupan yang lebih sukses dan bahagia. Dan, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME itu sejalan dengan Pancasila, tidak bertentangan sama sekali. 

 

#KuliahSubuh #RokhminDahuri #MasjidNurulHuda #Cirebon #Islam #SalatTiangAgama #AlQurandanHadis #Dakwah

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan