Deddy Madjmoe
merasa positif di Jatiseeng, Ciledug.
Kontributor all-star
''''''''''''
Omong kosong mau mengatasi banjir diseputaran Bunderan Jatiseeng secara bersama-sama, yang kata Kuwu Jatiseeng disebut banjir sesaat. Ini selokan drainase di Jalan Pangeran Walangsungsang Desa Jatiseeng Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon. Jalan Provinsi Jawa Barat
Selokan sudah kecil tapi tidak diupayakan oleh pengembang Ciledug Square menjadi sedikit besar dan dalam, eh malah sisa koral dan pasir masih ngendon disitu menghalangi dan menutup drainase.
Kepada pengelola Ciledug Square hayulah bareng bareng mengatasi banjir disekitar sini dan sedikit berempati dengan lingkungan sekitar karena Anda nyari uang didesa kami. Naon susahnya sih ngorek solokan yang tertutup koral dan pasir sisa bangunan.
Kepada Wa Kuwu Jatiseeng Sumarno Mohammad Tohir dan Camat Ciledug sudahkah mengingatkan secara lisan atau berkirim surat kepihak pengembang untuk hal tersebut.
Colek juga pengelola dan pemilik bangunan yang baru seputar bunderan, seperti apotik 24 jam, super market bangunan, toko serba 35rb, hotel Dedi jaya, toserba Jogya dan bangunan lainnya. Air hujan dari tempatmu dibuang kedrainase atau dimasukkan ke sumur resapan?
Colek Pemdes Jatiseeng, DKM Nurul Huda, MI PUI dan Kantor Pos tidak elok jika air hujan dari bangunan ini juga berkontribusi menjadikan banjir sesaat. Bergegas dengan Rahmatan Lil Alamin dari halaman.
Oh iya sumbangan air banjir yang paling terbesar adalah dari pemukiman warga dan jalan lingkungan yang dicor beton.
Bilih Aya nusanesna mangga tambihan dikomentar, kita jadikan sebagai diskusi yang riang gembira dan ringan.
Begitu saja Ketua ..
Ngaropi heula lamun rek komenmah.
Ngaropi heula lamun rek komenmah.